Sabtu, 21 Desember 2019

 KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELARAN

            Dalam bidang pendidikan, proses pembelajaran diidentikkan dengan proses penyampaian informasi atau komunikasi. Dalam hal ini media pembelajaran merupakan bagian yang tak terpisahkan pada lembaga pendidikan. Pemanfaatan media pembelajaran merupakan upaya kreatif dan sistematis untuk menciptakan pengalaman yang dapat membelajarkan siswa sehingga pada akhirnya lembaga pendidikan akan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas.
            Melihat keterbatasan yang melekat pada media konvensional, maka sudah saatnya media konvensional ditingkatkan kualitasnya atau bahkan diganti dengan mengembangkan suatu media pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus interaktif, di antaranya adalah media pembelajaran yang dirancang dengan menggunakan bantuan komputer. Perkembangan media pembelajaran dengan berbasis komputer sekarang ini dalam aplikasinya sudah menggunakan gabungan beberapa media yang disebut sebagai “multimedia” sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, efektif, efisien, dan menarik.
            Berdasarkan pentingnya upaya peningkatan kualitas proses pembelajaran maka sangatlah diperlukan adanya upaya pengembangan suatu media pembelajaran yang bersifat interaktif berupa “multimedia pembelajaran dengan berbasis komputer”. Multimedia pembelajaran yang berbasis komputer ini dinilai lebih interaktif karena komputer dinilai mampu melengkapi para siswa dengan model, drill, latihan, alat referensi, sistem dan lingkungan simulasi, tes, dan perhitungan yang kompleks.
A.    Pengertian Multimedia Pembelajaran Berbasis Komputer
Menurut Budi Sutedjo Dharma Oetomo (2002: 109), secara umum multimedia diartikan sebagai kombinasi teks, gambar, seni grafik, animasi, suara dan video. Aneka media tersebut digabungkan menjadi satu kesatuan kerja yang akan menghasilkan suatu informasi yang memiliki nilai komunikasi yang sangat tinggi. Artinya, informasi bahkan tidak hanya dapat dilihat sebagai hasil cetakan, melainkan juga dapat didengar, membentuk simulasi dan animasi yang dapat membangkitkan minat dan memiliki nilai seni grafis yang tinggi dalam penyajiannya.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa multimedia merupakan suatu gabungan antara teks, gambar, grafis, animasi, audio dan video, serta cara penyampaian interaktif yang dapat membuat suatu pengalaman belajar bagi siswa seperti dalam kehidupan nyata di sekitarnya.
“Multimedia Pembelajaran Berbasis Komputer” adalah suatu media belajar berisi program (software) pembelajaran yang bersifat interaktif terdiri dari gabungan antara teks, gambar, grafis, sound, animasi, movie, audio dan video yang dibuat dengan program aplikasi komputer dan diakses/ditayangkan melalui bantuan komputer.
B.     Peranan Multimedia Berbasis Komputer dalam Pembelajaran

Pembelajaran Media Komputer Secara Kelompok
Disimpulkan bahwa penggunaan multimedia berbasis komputer dalam pembelajaran mempunyai manfaat, antara lain:
1. Pembelajar dapat bekerja secara mandiri menurut tingkat kemampuannya atau dalam kelompok kecil.
2. Lebih efektif untuk menjelaskan materi baru yang bersifat simulasi interaktif sehingga pembelajar mendapatkan suatu pengalaman belajar yang menarik.
3. Penilaian yang ada dapat memberikan umpan balik yang cepat pada mahasiswa untuk mengetahui kemampuannya pada suatu masalah atau materi tertentu sehingga dapat digunakan sebagai penilaian sumatif.
4. Dengan teknik pemecahan suatu masalah, siswa akan mempunyai cara tersendiri untuk memecahkan masalahnya dengan materi yang sama dengan temannya. Hal itu sangat berguna untuk pemecahan masalah pada materi berikutnya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran berbasis komputer dapat membuat pembelajar melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan suatu permasalahan secara pribadi maupun kelompok. Hal ini juga merupakan pendekatan “student centered learning” yang membiarkan pembelajar mempunyai pola pikir sendiri dalam mencapai tujuan belajarnya. Di satu sisi, peran guru juga berubah dari pemain utama menjadi pendamping dalam suatu pembelajaran.
C.    Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Komputer
menurut Gay (1981: 10), penelitian dan pengembangan pendidikan adalah suatu usaha untuk mengembangkan suatu produk yang efektif berupa bahan pembelajaran untuk digunakan di sekolah, bukan untuk menguji teori. 14 Definisi model pengembangan, menurut Havelock (1976: 10-39), merupakan suatu proses rangkaian tahapan yang teratur, yang dimulai dari identifikasi masalah, kemudian aktivitas penemuan atau produksi suatu solusi untuk permasalahan yang diungkap, dan diakhiri dengan penyebaran solusi tersebut kepada kelompok yang ditargetkan.
Sedangkan pendapat lain dari Arief S. Sadiman (2003: 97) dijelaskan bahwa tahapan pengembangan suatu produk media meliputi empat tahapan, yaitu (1) tahap desain; (2) tahap penulisan naskah media; (3) tahap produksi; (4) tahap evaluasi.
D.    Keunggulan Pembelajaran yang Berbasis Komputer
Pembelajaran berbasis komputer (computer-based instructional/CBI) dipandang sebagai suatu strategi yang dikembangkan untuk mempertinggi kualitas pembelajaran. Dalam hubungan ini ada beberapa keunggulan pembelajaran dengan berbasis komputer, yaitu:
1. Cara kerja baru dengan komputer akan membangkitkan motivasi kepada pembelajar dalam belajar.
2. Warna, musik, grafis, dan animasi dapat menambahkan kesan realisme dan menuntut latihan, kegiatan laboratorium, simulasi, dan sebagainya.
3. Respons pribadi yang cepat dalam kegiatan-kegiatan belajar siswa akan menghasilkan penguatan yang tinggi.
4. Kemampuan memori memungkinkan penampilan pembelajar yang telah lampau direkam dan dipakai dalam merencanakan langkah-langkah selanjutnya di kemudian hari.
5. Kesabaran, kebiasaan pribadi yang dapat diprogram melengkapi suasana sikap yang lebih positif, terutama berguna sekali untuk pembelajar yang lamban.
6. Kemampuan daya rekamnya memungkinkan pengajaran individual bisa dilaksanakan, pemberian perintah secara individual dapat dipersiapkan bagi semua pembelajar, terutama untuk para pembelajar yang dikhususkan, dan kemajuan belajar mereka pun dapat diawasi terus.
E.     Keterbatasan Pembelajaran dengan Berbasis Komputer
Seperti halnya media dan inovasi-inovasi teknologi lainnya yang tidak lepas dari adanya keterbatasan, pada pembelajaran berbasis komputer pun mempunyai beberapa keterbatasan, di antaranya:
1. Walaupun harga dan pemakaian komputer sudah diturunkan secara drastis pengajaran dengan komputer relatif tetap masih mahal. Oleh karena itu, ongkos dan manfaat pemakaian komputer dalam pengajaran perlu diperhitungkan secara hati-hati. Demikian pula masalah pemeliharaannya, terutama bila perlengkapannya rusak karena pemakaian yang berat.
2. Rancangan dan produksi komputer, terutama untuk tujuan pengajaran, masih terbelakang bila dibandingkan dengan rancangan dan produksi komputer untuk maksud-maksud lain, misalnya untuk analisis data.
3. Materi-materi pengajaran langsung yang bermutu tinggi yang mempergunakan komputer kurang sekali, terutama yang mempergunakan mikrokomputer. Di samping itu, terdapat masalah dalam menggabungkan, misalnya seringkali terjadi perangkat lunak yang dikembangkan untuk sistem komputer yang satu tidak dapat dipergunakan pada sistem komputer yang lain.
Dosen Pengajar Dalam Penyampaian Materi

4. Pengajar yang merancang materi pengajaran dengan menggunakan komputer bisa bertambah beban pekerjaannya, termasuk memahami keterbacaan komputer.
5. Kreativitas mungkin bisa terpaku pada pengajaran yang dikomputerkan saja. Komputer adalah abdi untuk mematuhi perintah program-programnya, dan respons pembelajar yang hakiki atau kreatif akan terabaikan.
Tentu saja keterbatasan-keterbatasan di atas memang menjadi masalah, namun masalah-masalah yang ada sekarang boleh jadi bukan merupakan masalah di masa yang akan datang. Pembelajaran berbasis komputer dengan mengesampingkan keterbatasan saat ini, memiliki potensi dalam pembelajaran yang dinamis di saat ini dan tahun-tahun yang akan datang. Dimulai dari pembelajaran terprogram, komputer merupakan langkah logis selanjutnya menuju pembelajaran individu yang lengkap.
F.     Penutup
Pengembangan multimedia pembelajaran berbasis komputer ini dilakukan untuk memperoleh beberapa manfaat sebagai berikut:
a.      Bagi Pembelajar
Produk pengembangan multimedia pembelajaran berbasis komputer ini dapat digunakan untuk:
a. Memfasilitasi active learningbagi pembelajar sehingga dapat mengurangi kepasifan belajar.
b. Meningkatkan efektivitas belajar sehingga dapat meningkatkan pencapaian kompetensi belajarnya.
c. Meningkatkan efisiensi belajar sehingga dapat mengoptimalkan waktu belajarnya.
d. Media yang menarik bagi pembelajar sehingga dapat meningkatkan motivasi belajarnya.
e. Alternatif sumber belajar mandiri yang motivasional (dapat meningkatkan motivasi) dan situasional (dapat dilaksanakan kapan/di mana saja) bagi para pembelajar.
b.      Bagi Pelajar
Produk pengembangan multimedia pembelajaran berbasis komputer ini dapat berfungsi sebagai media bantu yang efektif bagi pengajar dalam mengelola kegiatan pembelajaran siswa, baik secara klasikal maupun individual. Produk pengembangan multimedia pembelajaran berbasis komputer ini juga efisien mengatasi keterbatasan waktu yang tersedia dengan padat/banyaknya materi pelajaran yang harus diselesaikan sehingga produk multimedia ini menjadi metode alternatif yang efektif, efisien sekaligus menarik dalam menyajikan bahan pelajaran di samping penggunaan metode konvensional yang menggunakan buku cetak sebagai sumber utamanya.

c.       Bagi Lembaga Pendidikan

Proses Pembelajaran Menggunakan Komputer
Produk pengembangan multimedia ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam penyelenggaraan pendidikan pada sebuah lembaga pendidikan, sehingga dengan mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (Insformation and Communication Technology/ICT) ke dalam kurikulum pendidikannya, akan mencerminkan sebuah lembaga pendidikan yang adaptif dengan tuntutan kemajuan, modernisasi, dan globalisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar